Tagur Hari ke 17. Terima kasih mbah . .
#kisah lama yang belum sempat terunggah Beberapa hari yang lalu, tepatnya di hari terakhir Ramadhan. Ketika saya membeli sate ayam yang letaknya tidak jauh dari rumah orangtua, saya dapatkan sebuah kisah yang sangat inspirative dari seorang kakek yang kebetulan makan sate ayam ditempat yang sama. Usia beliau kurang lebih 75 tahun, namun pembawaan beliau masih terlihat sehat dan aktif. Di umur beliau yang sudah lanjut, beliau tetap bekerja. Beliau tidak menyerah dan berdiam diri menunggu belas kasih putra putrinya yang berada diluar kota. Setiap hari beliau mengambil susu bantal untuk dijual di pusat kota. Dengan jarak kurang lebih 7 km dari rumah, beliau mengayuh sepeda di pagi hari dan pulang jam 4 sore atau saat dagangan beliau habis. Saya lihat sebuah sepeda tua tersandar di dinding rumah penjual sate ayam. Jadi menangis sayanya mengingat banyaknya keluhan yang seringkali terlontar dari bibir ini karena alasan capek . . Yaa Robb, ampuni semua dosa ini . . Ada yang...