Tagur Hari ke 15. Sok, nulis ajah . .

 


Akhir-akhir ini, keinginan menulis sesuatu semakin tinggi. Hal ini diakibatkan karena beberapa hari yang lalu saya mengikuti Workshop menulis yang di motori gurusiana. Terlebih saya memutuskan untuk mengukuti #tagur (tantangan guru) untuk. menulis non stop selama 30 hari. Maksud hati sih ingin mengikuti yang 30 hari saja, karena sadar diri, bahwa saya masih pemula banget. Alhamdulillah, masih bisa bertahan di hari ke 15 ini, semoga target menulis 30 hari tercapai, aamiin.

Kebanyakan tantangan (baca:masalah) di awal menulis adalah menemukan ide. Sama, saya juga selalu berkutat dengan ide/tema yang akan ditulis. Menurut para pakar yang sering menulis dan sudah mendapat julukan Core of the core katanya Mbah ndul, ide itu bisa di dapat dari mana saja. Benar juga sih, terkadang ide tulisan saya, datang dari hasil membaca tulisan di medsos, dari putri saya, diskusi dengan teman, melihat acara di Televisi, dari dapur dan terkadang saya mendapatkan ide menulis dari hal yang tidak terduga.

Saya pernah mendapat ide menulis dari seseorang yang saya temui di Rumah Sakit ketila memeriksakan mata, pernah juga dapat inspirasi dari seorang kakek saat mengantri beli sate ayam (sepertinya belum saya publice yang ini), juga saat saya belanja di pasar. Nah, ketika mendapat inspirasi tersebut, secepatnya saya tuangkan kedalam tulisan. Setidaknya, tulis di catatan dalam android yang pasti kita bawa kemana-mana., biar tidak hilang. Tidak usah menunggu buka laptop! Kelamaan! Malah hilang nanti. Biasanya, begitu dapat ide langsung saya ambil hape, buka note, tulis, jadi dech. Tinggal nanti dibaca ulang sambil dibenahi tulisannya.

Satu hal yang perlu kita ingat. Dari tips menulis yang pernah saya baca mengatakan, “menulislah sekehendak hatimu, jangan pernah berfikir tulisan saya jelek", percayalah. . .semua orang punya gaya tulisan masing-masing.

Tetap semangat untuk mencoba, pokoknya nulis aja . .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Tambahan

Waktu

Tholabul 'Ilmi