Waktu

 












Salah satu hal yang tidak akan pernah kembali adalah waktu. Karena itu, penyesalan selalu datang diakhir.
Memanfaatkan waktu, menjadi kunci dari kesuksesan, tentu saja dengan hal-hal baik dan bermanfaat.
Hari Sabtu-Minggu, tanggal 8-9 Juli 2023, Gugus Depan 18.071-18.072 pangkalan MTsN 6 Tulungagung, mengadakan kegiatan Persami (Perkemahan Sabtu Minggu). Kegiatan ini diikuti oleh peserta Pramuka Penggalang kelas 8 dan 9. Untuk mengasah ketrampilan berpramuka guna menghadapi MOGD untuk adik kelasnya nanti.
Kegiatan Persami ini diawali dengan pendirian tenda pada hari Jumat sore. Diawal rencana, pada saat pendataan, ada sekitar 50 anak yang akan bergabung pada kegiatan Persami, namun akhirnya ada 29 anak yang tersisa.
Hujan semalam suntuk dan dilanjutkan pada pagi hari, tidak menyurutkan semangat adek-adek Penggalang untuk meneruskan rangkaian kegiatan. Upacara Pembukaan yang dilaksanakan pada pukul 8.30, dengan pembina upacara bapak Waka Kesiswaan, Komari, S.Pd.I, sekaligus membuka Persami berjalan dengan lancar dan khidmat. Dalam sambutannya, beloau mengatakan bahwa "Kalian yang saat ini berdiri dihadapan saya, adalah pemenang dari selelsi alam. Kalian yang pantas disebut sebagai kader militan yang nantinya Insya Alloh akan sukses di kemudian hari". Semoga aamiin. . .
Giat 2, yakni penjelajahan menjadi lanjutan kegiatan di hari itu. Diwarnai rintik hujan yang syahdu, membuat acara penjelajahan tidak bisa dilakukan dengan maksimal. Kami para pembina, tidak mengambil resiko dengan cuaca hari itu. Dan Alhamdulillah penjelajahan berjalan dengan lancar.
Disiang harinya, adek-adek dikunjungi oleh perwakilan dari Koramil Karangrejo, Bapak Luqman. Kehadiran beliau memberikan semangat untuk adek-adek Penggalang untuk terus berkarya demi masa depan. Tak bisa dipungkiri, Pramuka menjadi pilihan  extra yang sangat bermanfaat. Berbagai live skill di ajarkan disana, dan itu menjadi bekal kelak saat sudah terjun ke masyarakat.
Giat selanjutnya dilakukan dimalam hari. Upacara Api Unggun menjadi rangkaian yang paling ditunggu. Dengan pembina bapak Sumardi, S.Pd, upacara Api Unggun itu di mulai. Ajang mengekspresikan kemampuan, baik individi maupun kelompok "tumplek blek" disana. Berbagai kebolehan ditunjukkan. Menyanyi, berpuisi, menari juga berkelakar ria menjadi hiburan yang mengasyikkan. Kalian memang luar biasa.
Teruslah berkarya anak-anakku. Apa yang kalian lakukan adalah salah satu proses menjadi manusia yang bermanfaat kelak. Bukankah sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia. lainnya. Dan itulah kalian nanti, aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Tambahan

Tholabul 'Ilmi