hari ke 1. Perjuangan kita belum usai

 Mungkin tulisan saya ini yang kesekian kalinya tentang COVID, namun gak akan pernah bosan saya membahasnya, karena selalu ada yang menggelitik dihati saya, melihat realitas yang ada didepan mata. 

๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ


Beberapa hari kebelakang, saat membuka Medsos (facebook, instagram, wa, twitter) pun stasiun Televisi, yang acapkali terbaca dan terlihat adalah kasus COVID. Ajakan dan himbauan untuk matuhi dan mengikuti protokol kesehatan sangat gencar sekali disuarakan. Razia masker juga digelar diseluruh wilayah Indonesia. Namun ternyata masih saja ditemukan kasus-kasus positif bahkan dengan temuan dari kluster baru. 


Banyak anggapan bahwa, untuk penyakit (virus) ini tidak ada obatnya. Yang bisa dilakukan adalah mencegah dan mengurangi. Mencegah agar tidak terjangkit virus ini dan mengurangi efek yang diakibatkan olehnya. 

Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga agar tubuh tetap fit, sehingga imun tubuh menjadi kuat saat menerima serangan dari virus ini. 


Banyak cara yang bisa dilakukan. Konsumsi supplemen multi vitamin, jamu, suntik vit. C, olah raga dan yang terbaru adalah vaksin yang didatangkan dari luar yang sampai saat ini belum ada kejelasannya tentang seberapa ampuh dalam menghadang virus ini.


Bersepeda, sudah sangatlah mewabah gegara adanya pandemi Covid ini. Kemarin, 12 September, di INews, seorang dokter specialis Olahraga, dr. Michael Triangto, Sp. KO(spesialis kedokteran Olahraga) menjelaskan bahwa, batasan aman untuk bersepeda adalah 5 orang, selebihnya masuk kategori tidak aman, sedangkan jarak bersepeda antara yang satu dengan yang lain adalah 20 meter, itupun pesertanya harus orang-orang yang sudah kita kenal, yakni keluarga, diluar itu "tidak aman". Intinya, kebersamaan yang kita lakukan haruslah dengan orang-orang terdekat, yang kita tahu "track record kehidupannya", yang dimungkinkan tidak terkontaminasi dengan dunia luar, yang kita tahu selalu " stay at home" . . .  (kalau kurang bisa disambung lagi yang. . .) 


Sungguh. .  keadaan ini sangatlah tidaklah nyaman. Samapai kapan ini berlangsung. . .entahlah, yang pasti. . . imun terbaik saat ini yang sangat dibutuhkan  adalah"DISIPLIN". . disiplin mengikuti protokol kesehatan dan disiplin mentaati aturan yang ada. . .  

Semoga, semua terhindar dari segala kejelekan, selalu diberi kesehatan juga perlindungan dariNya, aamin. . . 


#patuhiprokes

#demiIndonesialebihbaik

#waspadaharuspanikjangan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Tambahan

Waktu

Tholabul 'Ilmi