Postingan

6 Medali untuk MTsN 6 Tulungagung

Gambar
 Keinginan yang kuat untuk belajar dibarengi kemampuan yang terasah, juga usaha yang maksimal, tentu saja akan membuahkan hasil yang maksimal juga. Itu yabg terjadi pada anak-anakku di MTsN 6 Tulungagung. Alhamdulillah, di tengah kondisi yang serba terbatas dikarenakan pandemi yang belum usai, tak menyurutkan semangat belajar mereka.  Keikutsertaan mereka dalam English Olympiad 2022 yang diselenggarakan oleh Tim OI (Olimpiade Indonesia) secara On Line pada tanggal 4 Februari 2022 membuahkan hasil yang sangat membanggakan.  Nabila Azalia Mytha meraih medali Emas, Maya Dwi Aulia dan Fiona Damaris Neda meraih medali perak, Kharisa Hanna Yusriyya dan Hanifa Abdillah Yusaputri meraih medali perunggu adalah siswa kelas VIII. Lomba yang diikuti siswa MTs/SMP se-Indonesia dengan peserta lebih dari 1500 tersebut dilaksanakan tanpa dipungut biaya. Pendaftaran dilakukan secara on line melalui link pakarindonesia.com . Ada 8 sesi yang bisa dipilih untuk mengerjakan soal yang dib...

Welcome 2021 (Muhasabah Diri)

Gambar
  Welcome 2021 (Muhasabah Diri) Oleh :Umi Maghfiroh   Beberapa saat lagi tahun Masehi akan berganti. Semua suka cita pasti akan mengiringingya, terutama yang telah memiliki rencana besar yang akan mengubah hidupnya, seperti rencana pernikahan, kelahiran atau yang lainnya. Sungguh, moment pergantian tahun akan menjadi moment istimewa. Bagi saya, akhir tahun menjadi waktu untuk merenungkan semua perjalanan hidup pada tahun kemarin. Apakah rencana yang ingin dicapai pada tahun ini sudah terwujud. Pun, merenungkan, untuk menata satu tahun ke depan, pencapaian apa yang diharapkan. Namun, perlu diingat, sebaik apapun rencana kita, ada Maha Perencana yang terbaik yang akan menata indah hidup kita. Apa yang belum kita dapatkan tahun ini, bukan berarti Dia tidak mengabulkan do’a kita, tapi, memeng inilah yang terbaik bagi kita.   Seringkali, saat segala munajat sudah kita langitkan, usaha sudah kita giatkan, namun harapan tak sesuai dengan kenyataan, kita sedikit ‘menggu...

SANG INSPIRATOR, itu IBUKU . . .

  SANG INSPIRATOR, itu IBUKU . . . Oleh : Umi Maghfiroh Aku bangga menjadi anak dari ibuku. Meskipun beliau tidak berpendidikan tingga seperti ke tiga putrinya namun karena beliaulah kami bisa begini. Aku teringat saat masih MTs, aku jauh dari ibuku. Aku sekolah sambil mondok di Jombang. Pernah aku protes kepada ayahku, kenapa ibu tak pernah ikut saat menjengukku, ayah selalu bilang kalau ibu lagi sibuk. Belakangan aku baru tahu alasan kenapa ibuku tidak pernah ikut, karena ibu tidak tega denganku. Beliau selalu menangis saat harus meninggalkanku di pondok. Betapa hati ibu selalu menangis saat kangen kepadaku. Pernah ibu meminta ma’af atas kejadian itu. Kini aku tahu bagaimana rasanya harus berpisah dengan putri tercinta, karena saat ini putriku tercintaku sedang berada dimana aku dulu berada. Ibuku adalah seorang ibu rumah tangga yang memiliki katrampilan yang tidak dimiliki oleh sembarang orang. Ya, ibuku seorang penjahit. Ketrampilan beliau ini membuatnya sibuk. Apalagi ib...

Aku bukan mereka

Gambar
  Aku bukan mereka  Oleh: Umi Maghfiroh Sisca, baru pulang kerja. Dia bekerja di sebuah Bank swasta. Perempuan cantik, berkulit putih bak model itu benar-benar perempuan idaman. Sebelum masuk rumah, dipandanginya rumah yang ada diseberang jalan.  Tetangga yang baru 1 ,minggu  menempati rumah itu telah menyita perhatiannya. Lelaki ganteng yang selalu melontarkan senyum manis dan menyapa dengan hangat saat berpapasan dengannya, telah mengganggu pikirannya.  Entah kenapa Sisca merasa kali ini dia jatuh cinta pada pandangan pertama. Bagaikan seorang detektif, Sisca seringkali memata-matai tetangganya itu dari lantai atas rumahnya. Dia hafal betul kapan lelaki itu  berangkat kerja, pulang kerja, jogging pagi maupun sore, bahkan waktu dia keluar rumah untuk hal lainnya. Tak jarang adeknya, Mario, yang tinggal dengannya memergokinya sedang memandang lelaki tampan tersebut. Pagi itu, Sisca berada di balkon rumahnya dengan gawai ditangan terlihat membidikkan kamera ...

GUNDAHKU

Gambar
  Gundahku. . . . . Saya adalah seorang ibu dengan 2 putri. Saya dibesarkan oleh ayah yang seorang PNS, sedangkan ibu adalah ibu rumahtangga yang memiliki keahlian yang tidak banyak orang menguasainya, menjahit baju. Tentu saja pekerjaan ini membuat beliau selalu berada di rumah. Beliau selalu ada disaat kami membutuhkan. Petuahnya selalu menyertai saat kami membuat beliau marah namun kasih sayangnya lebih besar dari pada amarah beliau, dan dengan itu semua maka seperti inilah saya, semoga Allah selalu memberkahi beliau berdua, aamiin. .. Saat saya masih skolah sampai kuliyah, sudah terbiasa melihat ayah yang berangkat pagi jam 07.00 dan pulang jam 14.00 setiap hari. Saat itu, terbersit dibenakku, alangkah enaknya jadi seorang pegawai seperti ayahku. Setelah sampai rumah, ganti baju, makan siang trus istirahat. Di malam harinya bercengkerama dengan istri dan anak-anaknya. Begitulah ritme kehidupan beliau sehari-hari. Salah satu kebiasaan keluarga kami, dan mungkin keluarga umum...

Salam Pramuka

Gambar
Salam Pramuka Tak salah kiranya,keputusan yang menetapkan Pramuka sebagai extrakurikuler wajib bagi siswa di kelas dasar hingga menengah. Banyak pengalaman yang mendidik anak-anak untuk berlatih disiplin dan tanggung jawab dalam menghadapi segala permasalahan. Tidak boleh mengeluh, menjadi satu kewajiban disaat anak-anak berjibaku dengan seabrek kegiatan dalam arena perkemahan. Gotong royong juga menjadi motto ditengah kompetisi antar sesama. MTsN 6 Tulungagung, salah satu madrasah yang aktif mengadakan kegiatan perkemahan.Kemarin, tepatnya tanggal 24-25 Desember 2019, di Lapangan Gendingan, perwakilan dari siswa siswi kelas 7, mengadakan LT 1 (Latihan Tingkat). Kegiatan ini diikuti oleh 16 anak disetiap kelasnya, mulai kelas A - I, 8 siswa putra dan 8 siswa putri yang semuanya berjumlah 144 siswa. Kegiatan ini bekerjasama dengan DKR kec. Karangrejo yang sebagian besar adalah alumni MTsN 6 Tulungagung. Kegiatan ini dibuka oleh bpk Kepala MTsN 6 Tulungagung, H. Asrori,M.Pd.I. Dalam aman...

"Selamat Hari Pendidikan" (2019)

Gambar
Ditengah kondisi #stay at home dan #work from home ini, gaung Hardiknas terasa kurang meriah. Biasanya, disekolah pastilah akan terselenggara beberapa kegiatan untuk memeriahkannya. Upacara bendera menjadi tradisi yang tidak pernah terlupakan. Keteladanan Pahlawan Pendidikan, Ki Hajar Dewantara, dengan mottonya yang sangat sering terdengar di telinga; Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani. Ketiga jargon tersebut memberi pengertian yang luar biasa bagi semua, bahwasanya, sebagai pemimpin seyogyanya memberi contoh yang baik bagi yang dipimpinnya, sedangkan yang berada di tengah, dalam hal ini para pembantu pemimpin harus mendukung semua yang telah ditetapkan oleh pemimpin, selanjutnya bagi yang dibawah (warga negara) diharapkan mengikuti dan mematuhi semua aturan yang telah ditetapkan. Dengan demikian diharapkan semua berjalan secara bersamaan dan bersatu untuk memajukan bangsa dan negara. Berbicara tentang kebijakan pemimpin, mungkin akan banyak sekali ya...