"Selamat Hari Pendidikan" (2019)


Ditengah kondisi #stay at home dan #work from home ini, gaung Hardiknas terasa kurang meriah. Biasanya, disekolah pastilah akan terselenggara beberapa kegiatan untuk memeriahkannya. Upacara bendera menjadi tradisi yang tidak pernah terlupakan.
Keteladanan Pahlawan Pendidikan, Ki Hajar Dewantara, dengan mottonya yang sangat sering terdengar di telinga; Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani. Ketiga jargon tersebut memberi pengertian yang luar biasa bagi semua, bahwasanya, sebagai pemimpin seyogyanya memberi contoh yang baik bagi yang dipimpinnya, sedangkan yang berada di tengah, dalam hal ini para pembantu pemimpin harus mendukung semua yang telah ditetapkan oleh pemimpin, selanjutnya bagi yang dibawah (warga negara) diharapkan mengikuti dan mematuhi semua aturan yang telah ditetapkan. Dengan demikian diharapkan semua berjalan secara bersamaan dan bersatu untuk memajukan bangsa dan negara.
Berbicara tentang kebijakan pemimpin, mungkin akan banyak sekali yang akan memberikan opsi/persyaratan mengenai pemimpin yang ideal bagi masing-masing kepala. Terlepas dari bahasan syarat maupun opsi, pro maupun kontra,yang pasti, siapapun pemimpin saat ini adalah yang sah menurut aturan perundang-undangan yang ada.
Sebagai warga negara yang baik, seharusnyalah mengikuti aturan yang ada. Semisal saat ini, pemerintah telah menetapkan untuk #dirumah saja, demi memutus rantai penyebaran COVID 19, dan aturan yang diberikan juga sangat jelas, apa yang boleh dan tidak. Memang sulit memulai sesuatu yang baru seperti kondisi saat ini, semua harus dilakukan dari rumah. Namun semua adalah demi kebaikan bersama. . . karena menghindari bahaya adalah langkah yang bijak. Yakinlah, keputusan pemerintah pastinya sudah di diskusikan dengan para ahli dinegeri ini. . .
Saat ini, home schooling menjadi jawaban untuk para keluarga yang selama ini menginginkan kebersamaan. Orang tua menjadi guru bagi anaknya, dengan kedekatan antar anggota keluarga, niscaya pintalan benang kasih sayang akan terjalin dengan indah. . .
Semoga kebersamaan ditengah pandemi ini akan meng eratkan hubungan keluarga. Bukankah keluarga adalah bagian terkecil dari suatu negara. . .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Tambahan

Waktu

Tholabul 'Ilmi