Belajar Memaknai Sebuah Arti,



Betapa Maha Hebatnya Dia yang telah merancang semua dengan begitu indah. Bulan Maulud ini menjadi bulan  kelahiran kekasihNya, baginda Nabiyulloh Muhammad saw, nabi terakhir dan pembawa risalah kebenaran yang mutlak.   Ajaran yang didasarkan pada firman Tuhan menjadi jalan kebahagiaan bagi seluruh umat muslim. Risalah yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, memutus tatanan rantai Jahiliyyah yang kelam.

Dalam firmanNya, ayat pertama yang diturunkan kepada Nabi, memerintah kita untuk membaca. Membaca,  bukan hanya terpaku pada kegiatan menghadap buku, namun bisa diartikan membaca semua fenomena yang ada, yang bisa kita jadikan pelajaran dalam hidup untuk belajar menjadi manusia yang lebih baik lagi. Dengan membaca, niscaya kita akan mengetahui banyak hal. Benar memang, membaca adalah jendela dunia, namun membaca dalam arti yang lebih luas bisa diasumsikan membaca sekaligus mengartikan setiap kejadian di sekitar kita untuk kita jadikan ibrah, baik itu kejadian yang haq maupun yang batil.

Kiranya benar, bahwa belajar adalah sebuah pergerakan/pergeseran dari tidak tahu menjadi tahu. Artinya, kita harus terus bergerak untuk mempelajari banyak hal. Karena sejatinya hidup kita adalah belajar. Belajar menjadi pemeran yang baik, peran sebagai anak, kakak atau adik, orang tua, tetangga, masyarakat dan yang terpenting adalah hamba yang baik.

Long life education, quotes ini akan bermakna luar biasa bagi yang ingin terus membenahi diri. Kebermaknaan ini akan tercipta saat tanggung jawab termaktub dalam dada, terutama tanggung jawab kepada Pencipta kita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Tambahan

Waktu

Tholabul 'Ilmi