Rapid Test

 Rabu, 23 September 2020, menjadi salah satu hari yang sangat luar biasa bagi saya, mungkin juga teman-teman bahkan mungkin bagi seluruh civitas akademika MTsN 6 Tulungagung.

Diawali dengan pembagian masker beberapa hari yang lalu untuk bapak/ibu guru dan karyawan beserta seluruh murid di MTsN 6 Tulungagung yang berjumlah kurang lebih 1000, kemudian di lanjutkan dengan Rapid Test Tahap 1 pada hari rabu kemarin bagi semua guru dan karyawan di tambah 150 siswa sebagai sampelnya. Jangan tanya apa yang kami rasa. . sudah sejak semalaman resah dan gelisah melanda jiwa. . . antara takut dan penasaran. Dari cerita temnn-teman yang saya dengarkan, ada yang langsung nerves begitu undangan rapid di share di forum pengumuman sekolah. Sepertinya hampir semua merasakan takut, resah dan gelisah. . . kalau nanti hasilnya reaktif dan harus isolasi. Benar-benar pengalaman yang luar biasa.
Sebagai bentuk aksi kepedulian kami dalam memutus rantai penyebaran virus ini adalah selalu menghimbau siswa-siswi MTsN 6 Tulungagung untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Menggunakan masker saat melakukan kegiatan disekolah, menjadi hal wajib. "No mask No Service", menjadi slogan kami dalam melakukan pelayanan kepada setiap individu di sekolah.
Alhamdulillah, hasil dari program Rapid Test ini sangat menggembirakan dan melegakan, karena semua sample darah yang di ambil menunjukkan garis satu alias " Negative". . . Walaupun hal ini tidak bisa dikatakan mewakili semua populasi yang ada di madrasah kami, namun setidaknya bisa sedikit mengobati kegundahan dan kegelisahan kami selama ini akan keadaan anak-anak. Semoga mereka semua baik-baik saja dan sehat selalu, aamiin.
Apapun yang terjadi, terlepas dari semua anggapan juga persepsi yang terkadang membingungkan kita, satu hal yang pasti. . . semua sudah terjadi. Bukan waktunya untuk berfikir sekarang, tapi beraksi demi negeri ini. Patuhi protokol kesehatan. Gunakan masker, karena masker yang benar sudah terbukti efektif untuk mencegah penularan, cuci tangan sesering mungkin, jaga jarak di kerumunan atau tempat umum.
Tetap positif thinking dan berdo'a, semoga semua cepat sirna dan menjadi seperti sedia kala, aamiin. . .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Tambahan

Waktu

Tholabul 'Ilmi