DOWN TO EARTH



Saat melihat dan membaca postingan itu, berlinang air mata ini. . . (the power of photo)
Seandainya mau, beliau bisa saja meminta tolong orang lain membawakan, dan saya yakin orang yang dimintai tolongpun tidak akan keberatan memberikan bantuan mengingat siapa beliau. . . namun beliau tidak melakukan itu. . .
Beliau tau betul, saatnya menjadi ayah, maka beliau total menjalankan perannya sebagai ayah dengan mengurusi semua keperluan putrinya. Dengan begitu jalinan tali kasih sayang tetap terlilit dengan kuat. Sang putri pasti merasa bangga dan bahagia karena sang ayah mendampingi dan menyayanginya. Dan sang ayah pastinya juga bangga sebagai ayah yang menyayangi putrinya. . .seakan-akan mengatakan, "anakku. . semangat ya. . .ada ayah disampingmu". .(teringat ayahku dulu).
Beliau merupakan pribadi yang mengagumkan. Tanpa membawa nama besar dan jabatan saat perperan seperti yang seharusnya. Semoga Alloh selalu melimpahkan rahmat dan barokah kepada beliau.. . . Aamiin
🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎
Terkadang kita lupa bahwa kita punya beberapa peran yang nantinya harus dipertanggung jawabkan dihadapanNya.
Keegoisan kita, kesombongan kita seringkali menutup nurani yang selalu menuntun dijalan kebenaran. Bahagia, pastinya menjadi tujuan setiap insan didunia, namun terkadang kita lupa bahwa bahagia kita akan tercapai bersamaan dengan bahagianya orang lain. Kesedihan kita datang seiring dengan kesedihan orang lain. Teringat sebuah cerita yang pernah terbaca (ma'af, lupa siapa yang memposting cerita itu, terima kasih 🙏🏻🙏🏻). . .

Pada sebuah acara, seorang motivator meminta semua peserta yang hadir diruangan itu untuk menemukan balon dengan nama masing-masing peserta. Dengan serentak semua peserta mendekati keranjang yang berisi balon dan bertuliskan namanya. Mulailah para peserta berebut untuk menemukan miliknya. Setelah sekian lama, ternyata hanya beberapa peserta saja yang dapat menemukan balon yang bertuliskan namanya. Akhirnya, sang motivator meminta semua duduk. Kemudian sang motivator mengambil balon dikeranjang tersebut satu persatu sambil memanggil nama yang tertera pada balon itu. Dalam waktu yang tidak lama, semua peserta sudah memegang balon sesuai dengan nama masing-masing. . .
Dari kejadian itu, kita sadar bahwa. . . kebahagiaan, kepuasan dan kesenangan kita, tidak selalu didapatkan dari hasil usaha kita sendiri. Seringkali setelah kita memberikan kebahagiaan kepada orang lain, barulah kita menemukan kebahagiaan kita. . .
Tidak mudah memang berbagi dengan orang lain, terlebih kita juga mengidam-idamkannya. . .
Padahal jelas sudah janjiNya, kita akan mendapatkan yang lebih banyak dari apa yang kita berikan. . . tentunya dengan ikhlas hati, walaupun ikhlas itu masih terselip paksaan. . . karena terkadang kita belum rela untuk berbagi. . . .
Semoga kita bisa menjadi orang tua terbaik bagi anak-anak kita dan semoga niat baik yang ada pada kita, mendapat ridho dariNya. . hingga fiddunya khasanah wa fill akhiroti khasanah pantas menjadi milik kita. . . Aamiin Yaa Robbal 'alamiin. . .

#bersamakitabisa 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Tambahan

Waktu

Tholabul 'Ilmi