Jangan Menyerah . . .
Hidup
adalah perjalanan yang tak akan pernah berhenti sampai Sang waktu
menghentikannya. Dalam setiap jengkal langkah ada proses yang akan terlalui dan
jika Dia meridhoi kita akan menikmati hasilnya. Saat hasil belum sesuai dengan keinginan,
disitulah ketekunan belajar diujikan. Ada dua pilihan; berhenti atau mencoba
lagi. Yang pasti kesuksesan tidak akan didapat manakala keputus asaan menjadi
pilihan. Thomas Alfa Edison tidak akan berhasil menemukan bohlam apabila
dipercobaan yang ke 1000 kalinya memutuskan untuk berhenti.
Keberhasilan
bukan milik orang-orang yang pintar ataupun kaya raya. Namun keuletan, kerja
keras dan pantang menyerah akan menjadi modal utama untuk meraihnya. Tak perlu
berkecil hati. Dikala berniat untuk belajar sudah tertanam di dalam hati, maka
tidak ada alasan untuk mundur. Tak ada batasan umur untuk mulai belajar.
Teringat sebuah quotes yang selalu terbaca di sampul akhir buku kecil yang
bertajuk 'New Concept' saat belajar Pare, Kediri. 'Never Say Too Old To Study'.Benar,
tak ada kata terlambat untuk belajar. Karena belajar akan menjadi teman terbaik
dalam kehidupan.
Dalam
menghadapi arus perkembangan zaman, pilihan terbaik adalah mengikutinya. Ketika
kita memilih untuk menolak, maka yang ada arus itu akan menenggelamkan dan meninggalkan kita
jauh dibelakang. Kita seringkali diharuskan belajar sesuatu yang relatif baru.
Seperti
sekarang, diera serba digital ini, mengharuskan semua bersentuhan dengan
tekhnologi, tanpa terkecuali di dunia pendidikan. Dan lagi- lagi, belajar
menjadi pilihan terbaik bagi kami masyarakat urban yang terlahir di era 70 an.
Bagi generasi milenial, tekhnologi menjadi makanan sehari-hari, namun bagi kami
,generasi 70an, harus belajar untuk beradaptasi.
Pembelajaran
daring sudah digulirkan, walaupun bagi sebagian guru ini bukan hal baru, namun
bagi kami merupakan pelajaran baru yang membutuhkan kerja keras untuk
mempelajarinya. Kami yakin kami bisa. . . semoga Alloh memberikan kemudahan
bagi kami, aamiin
Zaman
terus bergulir. Perubahan adalah sebuah keniscayaan. . . . dan belajar adalah
sebuah keharusan. "Bila kamu tak tahan penatnya belajar, maka kamu akan
menanggung perihnya kebodohan.”(Imam Syafi'i)
Terimakasih
untuk semua yang telah dengan sabar dan ikhlas mengajarkan ilmunya,
jazakumullohu akhsanal jaza'. . .
#Refleksi
diri
#tulisanlama

Komentar
Posting Komentar