1000 Takir

 Indonesia di bangun diatas keberagaman suku, budaya dan agama. Tidak ada yang salah dg itu semua apabila semangat persatuan dibawah Pancasila tetap dijaga.

Berbicara mengenai budaya, orang jawa memiliki tradisi/budaya warisan para wali songo yang di kemas dalam bentuk islami, yakni takir, yang merupakan kepanjangan dari ditata lan difikir, mengandung makna bahwa hidup ini haruslah ditata dan difikir dengan baik, krn tujuan akhir kita adalah khasanah fiiddun ya wal akhiroh.
Selaras dengan peringatan bulan Muharram dan juga 'nguri2 budaya' jawa, MTsN 6 Tulungagung menggelar acara festifal 1000 takir, yang di gelar didepan Musolla sekolah dan di hadiri oleh KH. Yaasin Bisri dari Ngantru. Dalam mauidhohnya beliau berpesan kepada civitas MTsN 6 Tulungagung untuk tidak gampang terprofokasi dengan ungkapan2 yg bermaksud memecah belah. Memang sisi agama, ras dan budaya adalah lahan paling empuk bagi orang2 yang tidak bertangggung jawab untuk memantik api permusuhan. Untuk itu, perlu rasanya mengenalkan budaya yang ada, selama hal itu tidak bertujuan untuk menduakanNya.
Kalau kita menengok kebelakang, merenungi perjuangan para pendahulu dalam menyebarkan islam, diantaranya Wali Songo, bisa dipahami, dasar penyebaran para wali adalah bil hikmah. Ditengah masyarakat yang sebagian besar penganut animisme, para wali tidak serta merta menyalahkan, memaki atau mencaci budaya yang telah terlebih dahulu ada saat mengenalkan islam, para wali tetap menghormati budaya yang ada sambil menyisipkan ajaran islam yang rohmatan lil 'alamiin.
Salah satunya adalah budaya takiran yang dibungkus dengan niat shodaqoh dengan tujuan liddaf'il bala', karena sodaqoh akan membentengi kita dari keburukan yang tentu saja atas ijin Alloh.
Semoga peringatan kali ini akan membuka wawasan anak MTsN 6 Tulungagung bahwa kebersamaan tidaklah harus dibungkus dengan kesamaan, karena perbedaan itu rahmat, dan Allohu Yaa Latif menciptakan perbedaan untuk menciptakan harmoni yang indah.
Yaa Alloh, jadikan kami sebagai hambaMu yang mudah dan selalu bersyukur atas segala Rohman dan RohiimMu, aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Tambahan

Waktu

Tholabul 'Ilmi